Rusia meminta izin evakuasi sisa pesawat Sukhoi

perusahaan penanggung jawab pesawat sukhoi melalui kedutaan besar rusia pada indonesia membayar izin pada taman nasional gunung halimun salak untuk mengevakuasi bangkai pesawat sukhoi superjet 100 yang jatuh mei tahun 2012.

kepala taman nasional gunung halimun salak, agus priambudi, saat dikonfirmasi diantara di sukabumi, kamis, membenarkan bahwa pihaknya telah melayani surat permintaan izin dari kedubes rusia itu.

saya telah terima surat permintaan izin dibandingkan kedutaan besar rusia supaya bangkai sukhoi dapat dievakuasi dibandingkan lokasi jatuhnya pesawat itu, tutur agus.

namun, dirinya sampai ketika ini belum memberikan izin evakuasi karena usah adanya evaluasi juga tujuan dasar evakuasi itu. selain tersebut, pihaknya serta telah berkoordinasi dengan direktur jendral perlindungan hutan juga konservasi alam (phka) kementerian kehutanan ri.

menurut agus yang mampu menyerahkan izin evakuasi bangkai pesawat itu cuma kemenhut, namun agar evakuasi ini perlu keberadaan kajian dan mendalam mulai dari dampak serta lokasi pihak perusahaan penanggung jawab sukhoi membayar izin untuk evakuasi bangkai pesawat tersebut.

jika tujuannya gamblang dengan begini dapat saja kami izinkan agar dievakuasi, sementara bila tak jelas kami pun mampu menolaknya, sebab untuk evakuasi bangkai pesawat tersebut sudah dipastikan ingin ada kerusakan hutan dan perlu diperbaiki dulu dalam masa yang lumayan berlalu, tambahnya.

dikatakan dia, bangkai sukhoi yang masih tersisa semisal selama bentuk serpihan, bongkahan badan dan sayap pesawat pun masih ada, disamping itu ada juga beberapa pihak pesawat yang telah tertimbun oleh tanah.

untuk evakuasi bangkai pesawat ini pun tidaklah tidak rumit, mesti keberadaan evaluasi dan pengkajian terlebih dahulu sebelum diselenggarakan pengangkutan.

lokasi jatuhnya pesawat pun cukup besar dijangkau, dijadikan gambaran, evakuasi jasad para korban selama masa tersebut pun memerlukan masa dan berlalu. posisi jatuhnya pesawat serta berada dalam jurang yang sangat dalam.

maka dibandingkan itu, kami pun terus berkoordinasi melalui bagian kemenhut agar meyakinkan apakah baik bangkai pesawat ini dievakuasi, papar agus.

jatuhnya sukhoi superjet 100 selama gunung salak ini terjadi dalam mei 2012 lalu, kecelakaan naas ini merenggut 45 korban dan terdiri daripada penduduk negara indonesia juga asing semisal daripada rusia.

Informasi Lainnya: